Duel semi-final Liga Profesional Apertura Argentina akan tersaji di Estadio Monumental, Sabtu 16 Mei 2026 pukul 22.30 WIB. River Plate akan menghadapi Rosario Central dalam laga yang diprediksi ketat, meski tuan rumah sedikit diunggulkan dengan peluang 52 persen meraih tiga poin. Pertemuan kedua ekuipo ini akan menentukan siapa yang maju ke grand final kompetisi musim ini.
River Plate datang dengan momentum bagus setelah mengalahkan Gimnasia L.P. 2-0 di laga terakhir, 14 Mei lalu. Sebastián Driussi membuka gol di menit 27, dan Lucas Martínez Quarta menambah keunggulan di menit 65. Pencapaian itu membuat skuad anak asuh Eduardo Coudet memasuki semi-final dengan percaya diri, meski catatan lima laga terakhir mereka menunjukkan pola naik-turun: menang, imbang, kalah, menang, kalah. Gelandang Juan Fernando Quintero tetap menjadi tulang punggung kreativitas bertengger di lini tengah, sementara Driussi dalam bentuk solidnya sebagai top scorer di fase ini.

Sebaliknya, Rosario Central tiba di Buenos Aires dengan performa tandang yang luar biasa menggila. Mereka telah memborong tiga kemenangan berturut-turut sebelum derbi ini: mengalahkan Libertad Asunción 1-0, Independiente 3-1, dan Racing Club 2-1. Ángel Di María, sang legenda yang baru kembali ke Stadion Gigante de Arroyito setelah penantian panjang di Benfica, telah menorehkan tiga gol dalam rentang tiga pekan terakhir. Tampilan sempurna tamu di kandang lawan menunjukkan bahwa mereka tidak datang hanya untuk berekreasi, melainkan dengan ambisi besar menggebrak laga.
Faktor venue menjadi keuntungan River Plate. Stadio Monumental dengan kapasitas 85.018 penonton akan menciptakan tekanan psikologis, terutama di sepanjang pertandingan. Namun, prediksi model statistik memberikan peringatan: meski tuan rumah sedikit diunggulkan, probabilitas imbang cukup besar di angka 28 persen, mengingat performa Rosario dalam laga tandang yang resisten. Keseimbangan kualitas kedua tim juga terlihat dari catatan serangan—River Plate mencetak 22 gol musim ini sedangkan Rosario Central 20 gol, perbedaan yang tidak signifikan mengingat jumlah laga yang relatif sama.
Dari sisi pertahanan, River Plate jelas lebih solid dengan selisih gol +3, sementara Rosario Central masih menghadapi tantangan di belakang dengan selisih gol negatif -4. Inilah kunci utama pertandingan: jika River Plate mampu mengontrol tempo dan mencegah serangan balik Di María & Ignacio Ovando (yang mencetak dua gol di lima laga terakhir), mereka berpotensi meraih kemenangan tipis. Model prediksi mengusulkan skor 1-0 untuk keunggulan River Plate, dengan persentase pertandingan dengan lebih dari 2.5 gol hanya 42 persen—menandakan ekspektasi laga ketat dan defensif.

Kendry Páez, yang sebelumnya menjadi opsi di lini depan, dikonfirmasi absen dari daftar konsentrasi yang dirilis Club Atlético River Plate. Sementara itu, Javier Montiel dan Marcos Acuña tetap menjadi pilihan untuk pertahanan dan serangan samping. Laporan dari Bola.net menunjukkan bahwa Coudet telah menyiapkan 26 pemain berkualitas, mengindikasikan tataran persiapan yang matang.
Situasi cuaca di Buenos Aires pada hari pertandingan diprediksi sejuk pada 13°C, kondisi yang mungkin menguntungkan tim dengan stamina lebih baik di babak kedua. Rosario Central, dengan momentum tandang yang dahsyat, mungkin akan kesulitan mempertahankan intensitas jika River Plate berhasil mengendalikan rhythm sejak awal.
Prediksi akhir: River Plate 1-0 Rosario Central. Tuan rumah memiliki keunggulan venue dan stabilitas pertahanan, namun Rosario Central tetap menyimpan ancaman nyata lewat kecepatan lawan cepat Di María. Laga semi-final yang ditonton jutaan penonton di seluruh Argentina ini akan menjadi ajang pembuktian kedua skuad. Bagi River Plate, kemenangan adalah jalan menuju final Apertura. Bagi Rosario Central, underdog status justru bisa menjadi motivasi untuk menciptakan kejutan besar di tengah tekanan penonton Monumental yang kolosal.